Minggu, 20 Oktober 2013

TEXTURE MODELLING


Menurut Alan Watt (Komputer Grafis 3D, bagian 7.3), “Texture Modelling adalah salah satu perkembangan pertama menuju membuat gambar tiga dimensi benda yang lebih menarik dan ternyata lebih kompleks.”
Secara umum, Texture Modelling adalah proses “melukis” sebuah gambar ke permukaan dalam sebuah model. Karena gambar yang telah diberikan texture itu bisa sangat kompleks – tetapi biaya texture mapping gambar kompleks persis sama dengan texture mapping gambar sederhana. Penggunaan Texture Modelling memungkinkan bentuk gambar yang cukup sederhana namun akan diberikan penampilan yang sangat realistis. Misalnya, seperti gambar 3D dibawah ini:



Pada model memungkinkan kita memberikan tekstur gambar favorit kita pada permukaan yang telah kita pilih dan kemudian memungkinkan kita melihat hasil yang berbeda. Perhatikan bahwa gambar 3D dengan resolusi yang lebih tinggi akan menghasilkan hasil yang lebih baik dan lebih nyata bila dilihat dari jarak yang lebih dekat(diperbesar). Karena daerah permukaan yang dilihat tidak berubah, gambar beresolusi tinggi menyediakan lebih banyak data untuk pemeteaan pada model tersebut.



Untuk mengubah Texture Model tersebut yaitu HLMV (Half Live Model Viewer) dan Adobe Photoshop serta kreativitas kita.

Jumat, 30 November 2012

Laga Panas Garuda Indonesia vs Harimau Malaya Malaysia






Pada piala AFF 2012 saat ini Indonesia berada pada puncak klasemen Grup B dengan 4 poin disusul dengan Singapura dan Malaysia dengan 3 poin lalu Laos dengan 1 poin. Laga terakhir pada hari sabtu, 1 Desember 2012 akan menjadi penentuan tim manakah yang akan masuk pada babak semifinal. Singapura sudah pasti diunggulkan dalam laga melawan Laos. Namun pertandingan lain akan menjadi sangat seru dan panas tentunya yaitu pertandingan antara timnas Garuda Indonesia melawan Harimau Malaya Malaysia.

Sangat disayangkan Indonesia hanya mendapatkan 1 poin melawan tim Laos, dimana Laos dianggap sebagai tim paling lemah pada Grup B. Disaat para fans dan pengamat sudah membuat kesimpulan bahwa Indonesia akan kalah melawan Singapura pada pertandingan ke-2, namun timnas Indonesia dapat membuktikan bahwa mereka dapat menaklukkan Singapura dengan skor 1 – 0, dengan gol diciptakan oleh Andik Virmansyah pada menit-menit menjelang akhir babak ke-2 melalui tendangan cantiknya. Waktu melawan Singapura, timnas Indonesia bermain lebih agresif, apalagi setelah dimasukkannya pemain Andik Virmansyah dan Bambang Pamungkas pada babak ke-2. Mungkin akan beda hasilnya jika Indonesia bermain seperti ini saat melawan Laos pada laga pertama.

Lalu untuk timnas Malaysia sendiri juga sudah mulai bangkit, hal itu dibuktikan pada laga kemarin Malaysia mendapatkan kemenangan telak melawan Laos dengan skor 4-1. Meskipun sebelumnya pada pertandingan pertama Malaysia dikalahkan oleh Singapura dengan skor 3-0. Sama halnya dengan Indonesia, nampaknya Malaysia juga telat bangkit.

Kalau dilihat dari segi pertandingan yang sudah dilakukan Indonesia dan Malaysia, masih belum bisa ditentukan siapakah yang akan menang dalam pertandingan antara kedua negara ini. Indonesia dapat mengalahkan Singapura namun hanya seri melawan Laos. Sedangkan Malaysia dapat mengalahkan Laos namun harus bertekuk lutut melawan Singapura.

Jelas saja pertandingan ini akan menjadi sangat panas terlebih dengan perseteruan yang sering terjadi antara Indonesia dan Malaysia. Strategi pelatih dan kesiapan para pemain akan sangat menentukan pada laga kali ini. Terlebih bagi pemain timnas Indonesia yang harus memiliki mental baja untuk menghadapi timnas Malaysia dikandang mereka sendirri. Sudah dipastikan kursi stadion akan dipenuhi oleh suporter tuan rumah. Namun dalam pertandingan kali ini Indonesia lebih diuntungkan karena Indonesia hanya membutuhkan 1 poin agar dapat lolos kesemi final, tetapi apakah Indonesia mampu menahan imbang Malaysia diBukit Jalil yang merupakan rumah bagi timnas Malaysia?? Ini masih sulit untuk ditebak namun kita berharap timnas Indonesia dapat menaklukan timnas Malaysia.

Minggu, 11 November 2012

Pengalaman Pertama Saya tentang Internet


Pertama kali saya mengenal internet adalah ketika saya masih duduk dibangku Sekolah Menengah Pertama (SMP), kira-kira 6 tahun yang lalu. Saya pertama mengenal internet ini melalui teman saya, karena teman saya yang memberitahukan bahwa bermain internet itu menyenangkan. Dan pada saat itu masih boomingnya penggunaan jejaring sosial Friendster. Saya mulai membuat e-mail lalu saya membuat akun Friendster. Pada saat itu saya bersama teman-teman saya berlomba untuk mendapatkan teman terbanyak, untuk ajang pamer gitu hehehe.... Sejak saat itu saya jadi sering pergi kewarnet dan pada saat itu lah mungkin saya berada pada tingkat teralay, hahaha... Saya sering senyum-senyum sendiri apabila mengingat tentang hal itu, sebenarnya malu juga sih hahaha... tapi ya sudahlah semua orang juga pasti pernah mengalami fase hidup seperti itu.

Karena terlalu seringnya saya pergi kewarnet kadang saya jadi bosan karena hanya mengotak-atik akun Friendster saya. Lalu saya melihat teman saya asik sedang main game online. Nahh akhihnya saya mengikuti jejak teman saya untuk bermain game online (maaf ya gak kreatif cuma ikut-ikutan temen hehe..) . Game online yang pertama kali saya mainkan adalah Gunbond. Game online ini sebenarnya hanya game biasa, yaitu melempar tembakan kepada lawan kita dan sama seperti game offline lainnya, namun yang membuat seru adalah karna lawan kita bukan program komputer yang hanya itu-itu saja, namun kita melawan orang lain yang juga bermain pada game online. Cukup membuat ketagihan juga memainkan game seperti itu.
Setelah itu saya mulai mengenal luas internet dan mengetahui bahwa isi dari internet bukan hanya berisi tentang Jejaring Sosial dan game online saja namun banyak juga terdapat situs-situs yang bermanfaat bagi kita. Dan saya juga mulai terbiasa mencari tugas dari guru menggunakan internet.

Namun memasuki kelas 3 pada waktu SMP saya mulai jarang pergi kewarnet, hal itu dikarenakan saya sudah mulai fokus pada Ujian Nasional sehingga harus meninggalkan dunia maya yang sangat menyenangkan ini (lebay haha....). Selain itu saya juga mulai merasa kantong saya makin tipis karena sering kewarnet, dan waktu itu saya merelakan untuk tidak makan pada jam istirahat karena uangnya ingin saya gunakan untuk bermain diwarnet (jangan ditiru ya teman-teman hihihi..).
Setelah memasuki Sekolah Menengah Atas (SMA) saya masih menggunakan internet jika ada hal yang penting-penting saja, misalnya mengerjakan tugas atau sedang tidak ada kerjaan, yang jelas jarang banget deh pakai internet. Namun setelah mulai tenarnya situs jejaring sosial yang baru yaitu Facebook, saya jadi sering lagi pergi kewarnet karea teman-teman saya sudah membuat akun pada Facebook ini (gak mau kalah cooy...). namun kali ini saya sudah tidak terlalu berlebihan dalam memainkan situs jejaring sosial ini, sudah dewasa jadi sudah agak mengerti, malu dong udah punya pacar, hahaha... karena semakin meluasnya dan tenarnya Facebook ini, dan semakin sulitnya mencari warnet yang kosong, selanjutnya saya minta kepada orang tua saya untuk dibelikan handphone yang bisa digunakan untuk akses internet (untuk cari-cari tugas alasanku, hehehe...). Setelah merengek-rengek dan berpura-pura ngambek akhirnya dibelikan juga (terimakasih bapaak :*). Setelah dibelikan handphone yang bisa digunakan untuk mengakses internet ini saya jadi lebih jarang lagi bahkan hampir tidak pernah kewarnet karena saya bisa mengakses situs Facebook dari handphone saya, jadi sekarang saya tidak tertinggal informasi dan tahu gosip-gosip teman saya melalui status-status diFacebook hihihi....
Internet memang sangat membantu kita semua, dalam internet kita dapat menemukan apa saja yang kita inginkan, misalnya situs terpopuler sampai sekarang, www.google.com. Siapa yang tidak tahu situs google, semua orang mencari informasi melalui situs tersebut.

Seperti itulah pengalaman saya tentang internet. Dan sampai saat ini penggunaan internet bagi saya sangat penting, internet sudah menjadi kebutuhan sehari-hari, apalagi saya kuliah pada jurusan Teknik Informatika, hal ini membuat saya tidak bisa jauh dari interet.

Altigen iFusion AP300 SmartStation review



Turn your iPhone into an office desktop phone

The Altigen iFusion AP300 SmartStation is intended to turn your iPhone into a fully functioning desktop phone that looks stylish and fun.
The first thing you notice about the SmartStation is its size. It's actually quite large 200x224x56mm, so if you're working on a cramped desk then it may not be the best solution for you. Additionally the bright white plastic casing - there's a black version available - seems to make the SmartStation look twice as big as it actually is, and it dwarfs the iPhone when it's seated on the unit.
But lets' ignore the styling issues and get down to the nitty-gritty.
At the back of the device, hidden under a neat white removable panel are sockets for; the power supply (it powers the SmartStation and will recharge your iPhone), the handset connection, an 3.5mm audio out port to connect external speakers, and a micro USB for docking to a PC or Mac.
On the front there are five control buttons, two to adjust the volume, a speaker button to switch to hands-free mode, a microphone mute button, and a Bluetooth connection button.


The iFusion seems to dwarf the iPhone
Setting up is simple. Just plug in the power and then pair the phone and the device. To pair, switch on Bluetooth on the iPhone, press the Bluetooth button on the SmartStation and when the device appears on the iPhones' list of Bluetooth devices, select pairing and a second later it's paired and working.

Clear handset sound
The external handset was well designed and felt comfortable in the hand and even when grasped under the chin - the handset is a must for those long calls. The handset sound quality was clear and seemed to be as good as, and probably a little louder than the iPhone.
Once paired the iPhone and SmartStation work together. So when a call comes in the iPhone and the SmartStation both ring - the iPhone doesn't need to be on the dock for the SmartStation to ring just near enough for Bluetooth to connect. When a call comes in you have two options, you can choose to answer the call by touching the iPhone and the audio goes directly to the units' speaker, or you pick up the handset in which case it goes directly to the handset.
Sound quality on hands-free mode was good, and at a pinch the SmartStation could be used as a replacement for a conference system. However the audio quality when playing from your iTunes library was very tinny, if you want to play music then a set of external speakers would be recommended.
A nice touch was the auto mute for the external speakers on incoming calls, as the last thing you want' is to be listening to music and then to broadcast your incoming call to the rest of the office.
Once a call has been accepted it's possible to switch a call between the iPhone and the device, although it's not that straightforward to do. If the iPhone is docked, you need to remove it from the cradle, tap the iPhone audio source button and then select iPhone. To switch to the SmartStation while the IPhone is undocked, you need to tap the IPhone audio source button and select iFusion. You can then dock the phone or leave it undocked.
As well as just taking and making calls with the standard iPhone Phone app the iFusion will also work with Skype and FaceTime and most of the other major internet call services and is compatible with the iPhone 3G, 3GS, 4, and 4S.

Verdict
The SmartStation worked well, and did everything that was expected of it. The only minor nags were the internal speaker quality when playing music from your phone, and the Bluetooth connection LED is quite bright and can be quite distracting.


SUMBER : http://www.techradar.com/reviews/phones/mobile-phone-accessories/altigen-ifusion-ap300-smartstation-1111383/review

Selasa, 01 Mei 2012

MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

LATAR BELAKANG


Di antara makhluk ciptaan Tuhan yang lain manusia merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna. Manusia menciptkan kebudayaan yang berbeda-beda disetiap kalangannya, dan melestarikannya secara turun temurun. Manusia disebut sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna karena manusia mempunyai akal budi yang diberikan oleh Tuhan agar mampu membedakan mana yang benar dan mana yang tidak benar, juga mampu untuk berkarya di muka bumi ini dan secara hakikatnya menjadi pemimpin di muka bumi ini.

Selain itu juga manusia juga disebut sebagai “makhluk sosial” yaitu dimana manusia tidak dapat hidup sendiri melainkan hidup berdampingan antara individu satu dengan individu yang lain. Budaya tercipta atau terwujud merupakan hasil dari interaksi antara manusia dengan segala isi yang ada di dunia ini.
Kebudayaan mempunyai kegunaan yang sangat besar bagi manusia.Hasil karya manusia menimbulkan teknologi yang mempunyai kegunaan utama dalam melindungi manusia terhadap lingkungan alamnya. Sehingga kebudayaan memiliki peran sebagai :

• Suatu hubungan pedoman antarmanusia atau kelompoknya
• Wadah untuk menyalurkan perasaan-perasaan dan kemampuan-kemampuan lain
• Sebagai pembimbing kehidupan dan penghidupan manusia
• Pembeda manusia dan binatang
• Petunjuk-petunjuk tentang bagaimana manusia harus bertindak dan berprilaku didalam pergaulan
• Pengatur agar manusia dapat mengerti bagaimana seharusnya bertindak, berbuat dan menentukan sikapnya jika berhubungan dengan orang lain
• Sebagai modal dasar pembangunan

http://theodorusfredrik03.wordpress.com/2010/10/26/manusia-dan-kebudayaan/





TUJUAN

Mahasiswa dapat memahami dan menghayati hubungan antara manusia dengan kebudayaan, dan peran manusia dalam kebudayaan itu sendiri.




TEORI

1) Pengertian Manusia
Secara bahasa manusia berasal dari kata “manu” (Sansekerta), “mens” (Latin), yang berarti berpikir, berakal budi atau makhluk yang berakal budi (mampu menguasai makhluk lain). Secara istilah manusia dapat diartikan sebuah konsep atau sebuah fakta, sebuah gagasan atau realitas, sebuah kelompok (genus) atau seorang individu. Dalam hubungannya dengan lingkungan, manusia merupakan suatu oganisme hidup (living organism). Terbentuknya pribadi seseorang dipengaruhi oleh lingkungan bahkan secara ekstrim dapat dikatakan, setiap orang berasal dari satu lingkungan, baik lingkungan vertikal (genetika, tradisi), horizontal (geografik, fisik, sosial), maupun kesejarahan.
Manusia atau orang dapat diartikan berbeda-beda dari segi biologis, rohani, dan istilah kebudayaan, atau secara campuran. Secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai Homo sapiens (Bahasa Latin yang berarti "manusia yang tahu"), sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi. Dalam hal kerohanian, mereka dijelaskan menggunakan konsep jiwa yang bervariasi di mana, dalam agama, dimengerti dalam hubungannya dengan kekuatan ketuhanan atau makhluk hidup; dalam mitos, mereka juga seringkali dibandingkan dengan ras lain. Dalam antropologi kebudayaan, mereka dijelaskan berdasarkan penggunaan bahasanya, organisasi mereka dalam masyarakat majemuk serta perkembangan teknologinya, dan terutama berdasarkan kemampuannya untuk membentuk kelompok dan lembaga untuk dukungan satu sama lain serta pertolongan.
Penggolongan manusia yang paling utama adalah berdasarkan jenis kelaminnya. Secara alamiah, jenis kelamin seorang anak yang baru lahir entah laki-laki atau perempuan. Anak muda laki-laki dikenal sebagai putra dan laki-laki dewasa sebagai pria. Anak muda perempuan dikenal sebagai putri dan perempuan dewasa sebagai wanita.
Penggolongan lainnya adalah berdasarkan usia, mulai dari janin, bayi, balita, anak-anak, remaja, akil balik, pemuda/i, dewasa, dan (orang) tua.
Selain itu masih banyak penggolongan-penggolongan yang lainnya, berdasarkan ciri-ciri fisik (warna kulit, rambut, mata; bentuk hidung; tinggi badan), afiliasi sosio-politik-agama (penganut agama/kepercayaan XYZ, warga negara XYZ, anggota partai XYZ), hubungan kekerabatan (keluarga: keluarga dekat, keluarga jauh, keluarga tiri, keluarga angkat, keluarga asuh; teman; musuh) dan lain sebagainya.

2) Pengetian budaya dan kebudayaan
1. Definisi Budaya
Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbada budaya dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari.
Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia.
Beberapa alasan mengapa orang mengalami kesulitan ketika berkomunikasi dengan orang dari budaya lain terlihat dalam definisi budaya: Budaya adalah suatu perangkat rumit nilai-nilai yang dipolarisasikan oleh suatu citra yang mengandung pandangan atas keistimewaannya sendiri.”Citra yang memaksa” itu mengambil bentuk-bentuk berbeda dalam berbagai budaya seperti “individualisme kasar” di Amerika, “keselarasan individu dengan alam” d Jepang dan “kepatuhan kolektif” di Cina. Citra budaya yang brsifat memaksa tersebut membekali anggota-anggotanya dengan pedoman mengenai perilaku yang layak dan menetapkan dunia makna dan nilai logis yang dapat dipinjam anggota-anggotanya yang paling bersahaja untuk memperoleh rasa bermartabat dan pertalian dengan hidup mereka.
Dengan demikian, budayalah yang menyediakan suatu kerangka yang koheren untuk mengorganisasikan aktivitas seseorang dan memungkinkannya meramalkan perilaku orang lain.
2. Definisi Kebudayaan
Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism.
Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic. Menurut Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial,norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.
Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.
Menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.
Dari berbagai definisi tersebut, dapat diperoleh pengertian mengenai kebudayaan adalah sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.
Refferensi
http://Wikipedia.org


METODOLOGI

Saya mendapatkan pembahasan dari berbagai sumber atau referensi dan mendapatkan informasi dari internet. Dari informasi-informasi yang sudah saya dapatkan lalu saya gabungkan mana-mana yang menurut saya tepat untuk dituliskan pada makalah ini.


STUDY KASUS


Disini saya akan mengambil contoh kasus yang ada dalam Negara kita sendiri:

Kebudayaan Indonesia Tengah Kesepian
syaiful HALIM 09/09/2011 11:18
Liputan6.com, Denpasar: Menteri Pariwisata dan Kebudayaan Jero Wacik menilai, sisi kebudayaan di Indonesia berada dalam kondisi kesepian. "Kesepian dalam artian, sisi budaya ketinggalan hiruk pikuknya dibandingkan sisi politik dan ekonomi," kata Jero Wacik di Denpasar, Bali, Kamis (8/9).

Dikatakan Jero Wacik, pada dasarnya kehidupan mempunyai tiga jalur besar, yakni jalur politik, ekonomi, dan budaya. Namun, katanya, posisi kebudayaan masih relatif kesepian,

"Hal itu bisa dilihat saat ada pertemuan politik, seperti kongres, seminggu sebelum acara akan sangat nampak hiruk pikuknya. Ramai tokoh yang datang, pemasangan bendera dan baliho bahkan pemberitaan dari media. Pun sama dengan kegiatan yang bernuansa bisnis," kata Jero Wacik. "Sedangkan dalam pertemuan kebudayaan, paling banyak yang datang sejumlah peserta seminar ini."

Agar budaya tak terus berada dalam kondisi kesepian, Jero Wacik mengajak segenap masyarakat menjadikan filsafat atau budaya adiluhung yang diwariskan nenek moyang, supaya dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari dengan baik. "Kurangilah berkelahi dan para pemimpin di semua lapisan harus punya kearifan. Pemimpin itu tidak hanya yang menjadi presiden, menteri, gubernur dan bupati, termasuk pula kepala desa dan pemimpin formal di daerah harus mempraktikkan," ujarnya.

Jero Wacik menambahkan, pemimpin di lini paling bawah ini sangat penting perannya. Jika pemimpin mau arif, konflik di tingkat masyarakat terbawah pun akan berkurang. "Kalau ada kepentingan politis, itu harus dibelakangkan. Dengan mengedepankan sisi politik justru seringkali memicu konflik horizontal," ucapnya.

Orang asing, lanjut Jero Wacik, banyak yang kagum dengan budaya Indonesia. "Mari itu digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Praktikkan warisan kebudayaan dengan berpikir yang baik, mengedepankan perilaku santun dan kasih sayang," ucapnya.(Ant/SHA)
http://berita.liputan6.com/read/352623/kebudayaan-indonesia-tengah-kesepian


PEMBAHASAN

Dalam kasus diatas sudah cukup menjelaskan bahwa di Negara kita Indonesia ini Unsur Kebudayaannya kurang diperhatikan. Pemerintah Indonesia lebih mementingkan urusan Politik dan Ekonomi yang selalu menjadi permasalahan dalam Negara kita. Padahal di Indonesia sudah banyak kasus yang terjadi pada kebudayaan, harusnya pemerintah Indonesia lebih perhatian terhadap krisis Kebudayaan dinegara Indonesia.


KESIMPULAN


Manusia sebagai makhluk berbudaya sebaiknya menjadikan filsafat atau budaya yang diwariskan nenek moyang, supaya dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari dengan baik. Dan jagalah kebudayaan itu supaya tidak rusak atau hilang dimakan oleh pengaruh dunia yang semakin maju. Karena kebudayaan merupakan warisan terpenting dari nenek moyang kita terdahulu.

Minggu, 15 Januari 2012

BAHAYA RADIASI HP

Sungguh tragis mendapati bahwa handphone (HP) yang setiap hari kita pakai ternyata memiliki radiasi yang cukup mematikan dalam jangka panjang jika kita tidak berhati-hati menggunakannya. Yang juga mengejutkan adalah radiasi HP ternyata juga bisa dipakai untuk mematangkan sebutir telur seperti microwave!

Untuk membuktikannya, dibutuhkan :
• 1 butir telur dan 2 HP.
• 65 menit percakapan dari 1 HP ke yang lainnya.
• Set up seperti pada gambar.
• cooking-w-hp

Kita mulai panggilan antara kedua HP selama kurang lebih 65 menit;
15 menit pertama tidak terjadi apa-apa…
Setelah 25 menit telur mulai hangat, setelah 45 menit;
telur sudah panas; dan setelah 65 menit telur matang…
cooking-w-hp2

Jika radiasi gelombang mikro yang dipancarkan oleh HP mampu memodifikasi protein dalam telur itu.Bayangkan apa yang terjadi dengan protein dalam otak kita ketika kita bicara melalui HP!


Kebiasaan Meletakkan HP yang Fatal

Pernah terjadi seorang wanita berturut-turut mengalami keguguran ketika usia janin berusia 2-3 bulan. Pasangan suami istri ini mengecek kehamilan berikutnya dan mendapati bahwa janin mengalami kerusakan sel berkesinambungan sampai janin mati. Dokter mengatakan bahwa rahim wanita ini telah terinfeksi oleh radiasi HP sehingga membuat janin di dalamnya tidak bisa bertahan lama untuk hidup dan berkembang.

Rahimnya telah mati jadi tidak mungkin bagi dia untuk memiliki janin yang hidup pula.. Selidik punya selidik, wanita ini ternyata memiliki kebiasaan menyimpan HP di jaket kerja dia yang posisinya tepat dekat rahim selama beberapa tahun.

Jangan lagi kita meremehkan resiko dari radiasi HP ini karena akibatnya bisa fatal bagi organ tubuh kita. Jauhkanlah HP dari Anda sebisa mungkin ketika Anda tidak sedang memakainya.

Jangan terlalu sering meletakkan HP dekat dengan ginjal , jantung, dan dikantung celana Anda karena ini bisa merusak ginjal, jantung, dan sistem reproduksi Anda!

Jangan meletakkan HP dekat dengan Anda ketika tidur. Jauhkan juga barang-barang elektronik lainnya (radio, televisi, laptop) dari tempat Anda tidur karena radiasi dari barang-barang elektronik tersebut bisa membahayakan kesehatan Anda dalam jangka panjang. Radiasi yang ada mengganggu proses produksi hormone oleh tubuh kita pada saat kita tidur.

HP Lebih Merusak Pada Otak Anak-anak

Jauhkan HP dari anak-anak karena otak mereka yang masih muda sangat sensitif terhadap radiasi HP jika terkena cukup lama. Terlebih lagi bayi jauh lebih sensitif lagi bahkan beberapa tidak bisa menahannya.

Departemen kesehatan masyarakat Toronto telah menasehatkan para remaja dan anak-anak kecil untuk membatasi penggunaan telpon selular mereka, dalam rangka menghindari resiko kesehatan yang cukup potensial. Ini merupakan kebijakan yang pertama di Kanada.

Para pejabat sudah memperingatkan bahwa oleh karena adanya efek samping dari radiasi frekwensi radio, anak-anak di bawah umur delapan tahun seharusnya menggunakan telepon selular hanya dalam keadaan darurat, dan para remaja perlu membatasi panggilan untuk kurang dari 10 menit.

Selama bertahun-tahun, kebanyakan para pejabat kesehatan pemerintah kurang peduli terhadap segala resiko yang ada. Tetapi dengan adanya beberapa penelitian, suatu pola mulai terlihat bahwa orang-orang yang menggunakan telepon selular mereka untuk suatu periode waktu yang lama berada pada resiko lebih besar terhadap kemungkinan terkena tumor otak tertentu.


Beresiko Melahirkan Anak Hiperaktif

Wanita yang menggunakan HP ketika hamil memiliki kecenderungan bakal melahirkan anak-anak dengan masalah tingkah laku, berdasarkan suatu studi terhadap lebih dari 13.000 anak-anak.

Wanita hamil yang memakai HP yang meskipun hanya 2 atau 3 kali dalam sehari, cukup untuk menimbulkan resiko bayi mereka terkena penyakit hiperaktif dan bisa mengalami kesulitan dalam pemahaman/proses belajar, emosi dan sosialisasi anak pada saat sekolah.

Hasil di atas justru lebih beresiko lagi apabila sang anak sendiri juga menggunakan HP sebelum berusia 7 tahun.

Disamping itu, secara ringkas ada beberapa tips yang perlu Anda perhatikan untuk mengurangi atau terhindar dari bahaya radiasi elektromagnet:
• • Jangan memakai HP ketika hamil dan jangan ijinkan anak Anda memakainya.
• • Batasi lama penggunaan HP Anda atau penggunaan telepon tanpa kabel lainnya.
• • Gunakan headset dengan kabel untuk mengurangi efek radiasi HP karena menjauhkan HP dari kepala Anda. Hindarilah penggunaan bluetooth.
• • Kurangi diri Anda terkena paparan langsung dari area transmisi WiFi (Hotspot Area). Cari tahu dimana lokasi WiFi dan usahakan untuk menjauh darinya.
• • Jika Anda memiliki telepon kabel, jangan memakai yang melebihi 900 MHz, karena telepon kabel Gigaherts akan terus menerus memancarkan gelombang radio tinggi 24/7.
• • Gunakan speakerphone daripada langsung mendekatkan HP ke telinga Anda. Ini membantu untuk menjauhkan efek radiasi langsung antara otak dengan HP.
• • Batasi penggunaan HP di dalam gedung karena HP akan memancarkan lebih banyak gelombang di dalam gedung dibandingkan di luar.
• • Pakai HP pada saat bar transmisi atau penerimaan signal baik. Ketika transmisi jelek, HP Anda akan bekerja lebih keras untuk menangkap transmisi dengan jelas.
• • Berhati-hatilah dalam meletakkan HP Anda, karena radiasi berefek didekat ia memancar.

SUMBER : http://bayusp.blogspot.com/2011/01/bahaya-radiasi-handphone.html

ILMU PENGETAHUAN, TEKNOLOGI DAN KEMISKINAN

LATAR BELAKANG

Ilmu pengetahuan dan teknologi sering dikaitkan dengan nilai atau moral. Hal ini besar perhatiannya tatkala dirasakan dampaknya melalui kebijaksanaan pembangunan, yang pada hakikatnya adalah penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Penerapan ilmu pengetahuan khususnya teknologi sering kurang memperhatikan masalah nilai, moral atau segi-segi manusiawinya. Keadaan demikian tidak luput dari falsafah pembangunannya itu sendiri, dalam menentukan pilihan antara orientasi produksi dengan motif ekonomi yang kuat, dengan orientasi nilai yang menyangkut segi-segi kemanusiaan yang
terkadang harus dibayar lebih mahal.
Ilmu dapatlah dipandang sebagai produk, sebagai proses, dan sebagai paradigma etika (Jujun S. Suriasumantri, 1984). Ilmu dipandang sebagai proses karena ilmu merupakan hasil darikegiatan sosial, yang berusaha memahami alam, manusia dan perilakunya baik secara individu atau kelompok. Apa yang dihasilkan oleh ilmu pengetahuan seperti sekarang ini, merupakan hasil penalaran (rasio) secara objektif. Ilmu sebagai produk artinya ilmu diperoleh dari hasil metode keilmuwan yang diakui secara umum dan universal sifatnya. Oleh karena itu ilmu dapat diuji kebenarannya, sehingga tidak mustahil suatu teori yang sudah mapan suatu saat dapat ditumbangkan oleh teori lain. Ilmu sebagai ilmu, karena ilmu selain universal, komunal, juga alat menyakinkan sekaligus dapat skeptis, tidak begitu saja mudah menerima kebenaran.

TUJUAN

Mahasiswa dapat memahami dan menghayati kenyataan yang diwujudkan oleh adanya kemisknan, memahami dan menghargai kemampuan manusia memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk membasmi kemiskinan.


TEORI

Ilmu Pengetahuan
Ada keseragaman pendapat di kalangan ilmuwan bahwa ilmu itu selalu tersusun dari pengetahuan secara teratur, yang diperoleh dengan pangkal tumpuan tertentu dengan sistematis, metodis, rasional/logis, empiris, umum, dan akumulatif.
Menurut Aristoteles: pengetahuan merupakan pengetahuan yang dapat diinderai dan dapat merangsang budi. Menurut Decartes: ilmu pengetahuan merupakan serba budi. Bacon dan David Home: ilmu pengetahuan merupakan pengalaman indera dan batin. ImmanuelKent: Pengetahuan merupakan persatuan antara budi dan pengalaman. Dan menurut teori Phyroo: mengatakan tidak ada kepastian dalam pengetahuan.
Dari berbagai macam pandangan diatas diperoleh teori-teori kebenaran pengetahuan:
1. Teori yang bertitik tolah adanya hubungan dalil à teori ini menjelaskan dimana pengetahuan dianggap benar apabila dalil (proposisi) itu mempunyai hubungan dengan dalil yang terdahulu.
2. Pengetahuan benar apabila ada kesesuaian dengan kenyataan.
3. Pengetahuan benar apabila mempunyai konsekuensi praktis dalam diri yang mempunyai pengetahuan itu.
Banyaknya teori dan pendapat tentang pengetahuan dan kebenaran mengakibatkan suatu definisi ilmu pengetahuan mengalami kesulitan, walaupun dikalangan ilmuwan sudah ada keseragaman pendapat, namun masih terperangkap dalam tautologis (pengulangan tanpa membuat kejelasan) dan Pleonasme/mubazir saja. Pembentukan ilmu akan berhadapan dengan objek yang merupakan bahan dalam penelitian, meliputi:
a. Objek Material, sebagai bahan yang menjadi tujuan penelitian bulat dan utuh.
b. Objek Formal, sudut pandangan yang mengarah kepada persoalan yang menjadi pusat perhatian.
Langkah-langkah dalam memperoleh ilmu dan objek ilmu meliputi rangkaian kegiatan dan tindakan yang dimulai dengan pengamatan, yaitu suatu kegiatan yang diarahkan kepada fakta yang mendukung apa yang dipikirkan untuk sistemasi, kemudian menggolong-golongkan dan membuktikan dengan cara berfikir analitis, sintesis, induktif, dan deduktif yang berujuk pada pengujian kesimpulan dengan menghadapkan fakta-fakta sebagai upaya mencarai berbagai hal yang merupakan pengingkaran.
Secara umum, Ilmu pengetahuan merupakan suatu pangkal tumpuan (objek) yang sistematis, mentoris, rasional/logis, empiris, umum dan akumulatif. Jadi ilmu pengetahuan adalah sebuah dasar atau bekal bagi seseorang yang ingin mencapai suatu tujuan yang diharapkannya. Tanpa ilmu pengetahuan, manusia tidak bisa mencapai apa yang diinginkannya. Ilmu pengetahuan memberikan setiap manusia ilmu-ilmu dasar untuk melakukan sesuatu. Ilmu pengetahuan bisa dicari dimana saja, tidak hanya dari buku pelajaran saja. Tetapi ilmu pengetahuan juga bisa diambil dari berbagai sumber seperti koran, majalah, televisi, radio, komik sains, ataupun pengalaman seseorang bahkan dari kitab suci. Ilmu pengetahuan dan teknologi dari tahun ke tahun, dari jaman ke jaman, dan dari hari ke hari semakin berkembang pesat. Tidak tidak dapat dipungkiri bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi sangatlah bermanfaat untuk kehidupan kita. Ilmu pengetahuan haruslah dapat dikemukakan, harus dimegerti secara umum sehingga kita dapat memahami ilmu pengetahuan dengan mudah. Didalam kehidupan kita, kita tidak pernah terlepas dengan manfaat ilmu pengetahuan. Kita manusia memiliki akal pikiran yang merupakan dasar adanya ilmu pengetahuan. Dengan ini pula dapat mempermudah kita untuk melalukan sesuatu atau menghasilkan sesuatu. Ilmu pengetahuan sangatlah berguna bagi kita semua. Hal yang bersifat negatif maupun positif tidak terlepas dari segala sesuatu, begitu pula dengan IPTEK. Teknologi akan berguna jika dimanfaatkan dengan baik. IPTEK tentunya dapat memotivasi masyarakat untuk lebih maju lagi. Karena IPTEK sungguh sangat menarik perhatian. Perkembangan yang terjadi sekarang ini dapat menjadikan masyarakat memiliki pandangan atau wawasan yang lebih luas. Iptek berkembang dengan sendirinya tentunya dengan dikembangkan oleh orang-orang yang berpengalaman. IPTEK sangat lah mudah untuk didapatkan, dimana pun dan kapan pun kita dapat memperolehnya.

Teknologi
Dalam konsep pragmatis dengan kemungkinan berlaku secara akademis dapatlah dikatakan bahwa ilmu pengetahuan (body of knowledge) dan teknologi sebagai suatu seni (state of art) yang mengandung pengertian berhubungan dengan proses produksi; menyangkut cara bagaimana berbagai sumber, tanah, modal, tenaga kerja dan ketrampilan dikombinasikan untuk merealisasi tujuan produksi. “secara konvensional mencakup penguasaan dunia fisik dan biologis, tetapi secara luas juga meliputi teknologi sosial, terutama teknologi sosial pembangunan (the social technology of development) sehingga teknologi itu adalah metodi sistematis untuk mencapai setiap tujuan insani.” (Eugene Staley, 1970).
Teknologi memperlihatkan fenomenanya dalam masyarakat sebagai hal impersonal dan memiliki otonomi mengeubah setiap bidang kehidupan manusia menjadi lingkup teknis. Jacques Ellul dalam tulisannya berjudu “The Technological Society” (1964) tidak mengatakan teknologi tetapi teknik. Meskipun untuk mesin, teknologi atau prosedur untuk memperoleh hasilnya, melainkan totalitas metode yang dicapai secara rasional dan mempunyai efisiensi (untuk memberikan tingkat perkembangan) dalam setiap bidang aktivitas manusia. Batasan ini bukan bentuk teoritis, melainkan perolehan dari aktivitas masing2 dan observasi fakta dari apa yang disebut manusia modern dengan perlengkapan tekniknya. Jadi teknik menurut Ellul adalah berbagai usaha, metode dan cara untuk memperoleh hasil yang sudah distandarisasi dan diperhitungkan sebelumnya.
Fenomena teknik pada masyarakat kini, menurut Sastrapratedja (1980) memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1. Rasionalitas, artinya tindakan spontak oleh teknik diubah menjadi tindakan yang direncanakan dengan perhitungan rasional.
2. Artifisialitas, artinya selalu membuat sesuatu yang buatan tidak alamiah.
3. Otomatisme, artinya dalam hal metode, organisasi dan rumusan dilaksanakan serba otomatis. Demikian pula dengan teknik mampu mengelimkinasikan kegiatan non-teknis menjadi kegiatan teknis.
4. Teknis berkembang pada suatu kebudayaan.
5. Monisme, artinya semua teknik bersatu, saling berinteraksi dan saling bergantung.
6. Universalisme, artinya teknik melampaui batas-batas kebudayaan dan ediologi, bahkan dapat menguasai kebuadayaan.
7. Otonomi, artinya teknik berkembang menurut prinsip sendiri.
Teknologi tepat guna sering tidak berdaya menghadapi teknologi Barat, yang sering masuk dengan ditunggangi oleh segelintir orang atau kelompok yang bermodal besar. Ciri-ciri teknologi Barat tersebut adalah:
1. Serba intensif dalam segala hal, seperti modal, organisasi, tenaga kerja dll. Sehingga lebih akrab dengan kaum elit daripada dengan buruh itu sendiri.
2. Dalam struktur sosial, teknologi barat bersifat melestarikan sifat kebergantungan.
3. Kosmologi atau pandangan teknologi Barat adlaah menganggap dirinya sebagai pusat yang lain feriferi, waktu berkaitan dengan kemanjuan secara linier, memahami realitas secara terpisah dan berpandangan manusia sebagai tuan atau mengambil jarak dengan alam.
Kemiskinan
Kemiskinan pada dasarnya merupakan salah satu bentuk problema yang muncul dalam kehidupan masyarakat, khususnya pada negara-negara yang sedang berkembang. Kemiskinan yang dimaksud adalah kemiskinan dalam bidang ekonomi. Dikatakan berada di bawah garis kemiskinan apabila pendapatan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup yang paling pokok seperti pangan, pakaian dan tempat berteduh. Atau dengan pendapat lain, yaitu adanya suatu tingkat kekurangan materi pada sejumlah atau segolongan orang dibandingkan dengan standar kehidupan yang umum berlaku dalam masyarakat yang bersangkutan. Kemiskinan juga dapat terjadi karena tidak memiliki pekerjaan, biasanya orang yang tidak memiliki pekerjaan tidak mendapatkan kerja karena kurangnya skill ataupun pendidikan yang dimiliki.
Kemiskinan menurut pendapat umum dapat dikategorikan ke dalam 3 kelompok, yaitu :
1. Kemiskinan yang disebabkan aspek badaniah atau mental seseorang. Pada aspek badaniah, biasanya orang tersebut tidak bisa berbuat maksimal sebagaimana manusia lainnya yang sehat jasmani. Sedangkan aspek mental, biasanya mereka disifati oleh sifat malas bekerja dan berusaha secara wajar, sebagaimana manusia lainnya.
2. Kemiskinan yang disebabkan oleh bencana alam. Biasanya pihak pemerintah menempuh dua cara, yaitu memberi pertolongan sementara dengan bantuan secukupnya dan mentransmigrasikan ke tempat hidup yang lebih layak.
3. Kemiskinan buatan atau kemiskinan struktural. Selain disebabkan oleh keadaan pasrah pada kemiskinan dan memandangnya sebagai nasib dan takdir Tuhan, juga karena struktur ekonomi, sosial dan politik.
Usaha memerangi kemiskinan dapat dilakukan dengan cara memberikan pekerjaan yang memberikan pendapatan yang layak kepada orang-orang miskin. Karena dengan cara ini bukan hanya tingkat pendapatan yang dinaikkan, tetapi harga diri sebagai manusia dan sebagai warga masyarakat dapat dinaikkan seperti warga lainnya. Dengan lapangan kerja dapat memberikan kesempatan kepada mereka untuk bekerja dan merangsang berbagai kegiatan-kegiatan di sektor ekonomi lainnya.

METODOLOGI

Saya mendapatkan pembahasan dari berbagai sumber atau referensi dan mendapatkan informasi dari internet. Dari informasi-informasi yang sudah saya dapatkan lalu saya gabungkan mana-mana yang menurut saya tepat untuk dituliskan pada makalah ini.

STUDY KASUS

Tragedi Pasuruan, Potret Buram Kemiskinan Indonesia
JAKARTA, SELASA-Tewasnya 21 orang saat antri pembagian zakat merupakan potret buram kemiskinan yang harus menggugah hati nurani setiap pemimpin dan orang-orang kaya di negeri ini.
"Ironisnya pada saat yang sama, para politisi sedang menghambur-hamburkan dana yang begitu besar untuk meraih kursi kekuasaan," ujar Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Mahfudz siddiq di Jakarta, Senin (15/9) malam.
Ketika menanggapi tewasnya masyarakat miskin ketika antri zakat di Pasuruan, Jawa Timur. Kondisi ini, menurut Mahfudz, merupakan gambaran gamblang tentang melemahnya spirit solidaritas sosial dan kepedulian sosial.
Masyarakat miskin menjadi sangat bergantung pada pola bantuan yang didistribusikan secara massal pada waktu-waktu tertentu yang tidak efektif mengentaskan kemiskinan. "Sementara itu risiko yang harus ditanggung masyarakat miskin ini malah sangat besar," ujarnya. (MAM)
SUMBER : http://nasional.kompas.com/read/2008/09/16/0543207/tragedi.pasuruan.potret.buram.kemiskinan.indonesia


PEMBAHASAN

Kemiskinan lazimnya dilukiskan sebagai kurangnya pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup yang pokok. Dikatakan berada dibawah garis kemiskinan apabila pendapatan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup yang paling pokok seperti pangan, pakaian, tempat berteduh dan lain-lain. Kasus diatas merupakan salah satu contoh dari banyak kasus-kasus tentang kemiskinan yang ada di Negara kita ini. Hal tersebut tentu saja sangat memprihatinkan bagi kita warga Indonesia sendiri.

PENUTUP

Kesimpulan:
1. Ilmu pengetahuan adalah pengetahuan yang tersusun dengan sistematis dengan menggunakan kekuatan pemikiran, yang selalu dapat diperiksa dan dikontrol dengan kritis oleh setiap orang yang ingin mengetahuinya.
2. Teknologi adalah pemanfaatan ilmu untuk memecahkan suatu masalah dengan cara mengerahkan semua alat yang sesuai dengan nilai-nilai kebudayaan dan skala nilai yang ada
3. Kemiskinan yaitu adanya suatu tingkat kekurangan materi pada sejumlah atau segolongan orang dibandingkan dengan standar kehidupan yang umum berlaku dalam masyarakat yang bersangkutan.
4. Ada kaitan yang erat antara iptek dan kemiskinan yang dialami oleh masyarakat terutama pada negara yang sedang berkembang seperti Indonesia.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Enterprise Project Management